Love of Enemy PART 2
21 Desember 2012 pukul 15:28
IFy pun berjaln menuju tiang bendera, ternyata disan juga ada Rio
‘kenapah harus ada dia sih’ rutuk IFy dalam hati
IFy pun segera mendekati tiang bendera itu lalu hormat ditengah panasnya matahari yang menembus punggungnya
“kena juga yaa lo” Rio tersenyum mengejek
“iyaa, lo juga kena! Knapah ngejek gw hah?” IFy mulai emosi dengan Rio
“lo tuhh baru juga bentar, muka lo udah merah ajah. Malu yaah diliatin orang2?”
IFy melirik ke belakang, ternyata benar, di sekelilinnya banyak orang yang menonton mereka. IFy tau, pasti ini semua karna adnya Rio. Rio memang sangat sangat sangat popular di sekolah, dan sudah mempunyai fans khusus
IFy mendelik pada Rio, Rio tiba2 mendekai IFy, lalu dia mengelap (?) keringat di kening IFy. Cewek2 langsung menjerit, ada juga yang menggigit jarinya saking terkejut dan merasa iri pada IFy
“eh..” IFy tersentak dengan perlakuan Rio. “apaan sihh lo Yo?” Tanya IFy berusaha menyembunyikan saltingnya.
“kenapah? Lo salting? Malu yaah? Mati gaya? Kikuk?” tnya Rio beruntun
Semua yang disebutkan oleh Rio memang benar, tapi IFy mencoba menyembunyikannya. Tapi Rio sudah bisa membaca otak IFy
“ge er banget lo! So kecakepan iihh”
“tapi gw cakep kan Fy?” Tanya Rio mendekati muka IFy lagi dan menggoda IFy lagi.
“iiihh cakep kalo diliat dari monas!” ucap IFy jutek
“lo juga cantik Fy, manis lagi, senyuman lo bikin yang liat jadi terpesona….” Ucap Rio terputus. IFy merona, “tapi kalo diliat pake mikroskop diatas monas hahahha” lanjut Rio yang membuat IFy merah padam.
“RIOOOOO” teriak Ify.
“eeh sayang jangan gitu donk.” Ucap Rio manis
Cewek yang ada disana seketika ingin mati sajah menndenger perkataan Rio.
Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang melihat aksi Rio, lalu mengepalkan tangannya. Dia begitu emosi melihatnya.
PART 2
Cowok itu yang ternyata Debo teman sekelas Rio yang naksir Ify dan kebetulan lewat di lapangan. Debo terlihat sngat marah dan rasanya siap untuk meluncurkan tinjunya ke cowok hitam manis itu.
Ify sudah sepertinya ingin menelan Rio hidup hidup setelah mendengar perkataan Rio yang sangat membuatnya sebal.
Bel pergantian pelajaran berbunyi nyaring, terdengar di telinga Ify sangat mengalun indah .
Ify pun berjalan menuju kelasnya untuk segera beristirahat, karna dipanggang selama 1 jam itu membuatnya sangat lelah, ditambah lagi tadi pagi Ify cuman makan roti dan segelas susu.
“dadah beheeeelll” ucap Rio sambil melambaikan tangannya.
“jijik gw, dasar item lo!” ucap Ify lalu masuk ke kelasya.
“huuhh capek!” ucap Ify lalu duduk di bangkunya di sebelah Sivia.
“lo kok bisa telat sihh? Trus gw liat lo dihukum sama kak Rio lagi” ucap Shilla.
“macet di jalan Shill” ucap Ify singkat.
“hah? Sama kak Rio? waah so sweet bgt dehh” ucap Via yang mendapat jitak an gratis dari Agni.
“sakit tau” Via memegang kepalanya.
Belum sempat Ify istirahat, guru sudah datang. Tambahlah Ify semakin lelah -_-
Bel istirahat berbunyi*cepetamat
@kantin
“kalian mau pesen apah?” Tanya Via yang sudah siap untuk memesan.
“gw nasi goreng sama orange juice” jawab Agni.
“samain ajah” ucap Ify dan Shilla.
“yaudahh gw pesen dulu yaah” ucap Via lalu pergi ke tukang dagangnya (?)
“bii…” saat Sivia mau pesen, tiba2 Iel nubruk gitu dehh*ciieee
“aduuhhh.. apaan sih lo nubruk nubruk gw?” Tanya Sivia yang merasa di tubruk oleh seseorang, yang ternyata adalah Iel.
“udaah.. gw duluan yang pesen” ucap Iel seenaknya.
“enak ajah, gw yang duluan kesini!” ucap Via kesal.
“gw yang duluan mesen!” Iel tak mau kalah.
“ladiest first oke” “gak! Gw yang duluan”
Bibi penjual hanya diam melihat Iel dan Sivia berantem, karna memang seperti inilah setiap mau mesen
“heeii ledis perst” ucap bibi penjual tiba tiba yang membuat Siviel saling pandang dan langsung berteriak “LADIEST FIRST BII” Ucap Siviel serempak.
“waah kalian jodoh kali yaa, ngomongnya kompak gitu” ucap bibi penjual watados.
“iiihhh ogah gw kalo jodoh sama dia” ucap Via sambil mendelik
“ apalagi gw, gak mau begete !” ucap Iel tegas lugas dan bijaksana (?)
“gw bilangin sama seluruh siswa, kalo ketos Inschool itu gak mau ngalah sama cewek!” ancam Via.
“iya iya lo duluan dehh, gw kasian sama lo yang kayanya gak makan seminggu.”
Sivia pun tersenyum manis pada Iel dan langsung memesan.
Iel terpaku saat Sivia senyum padanya, rasanya baru kali ini Sivia tersenyum manis pada Iel.
Sivia pun pergi setelah selesai memesan
Di meja kantin tempat SISA, Agni sudah memegang perutnya.
“kenapah lo Ag?” Tanya Sivia setelah tiba di meja.
“mana makanan gw? Lo lama amat sihh, kebiasaan deh” omelan Agni keluar.
“hehehhe sorry yaah, biasa tadi ada Ielalang” Sivia hanya cengengesan.
Ify hanya geleng geleng kpala.
Di kejauhan, tepatnya di meja CRAG, Alvin tengah menikmati pemandangan yang sangat indah. Yaa pemandangan apalagi kalau bukan pemandangan Shilla, Ashilla Zahrantiara tepatnya. Cewek pertama setelah ibunya yang dapat membuat Alvin menyunggingkan senyum. Alvin memang terkenal dengan sifat dinginnya.
“heh Pin, lo kenapah senyum senyum geje gitu?” Tanya Cakka yang penasaran.
“kesambet kali” Rio ikut ikutan.
“atau ada si Sule yaa di depan” Iel menambahkan.
“ngaco lo semua, heh Cicak, nama gw pake VI ‘V’ bukan PE ‘P’” ucap Alvin.
“sama ajh Pin, lagian kan perubahan nama lo gak sampe ngerubah wajah lo” ucap Cakka sambil mengunyah chip nya.
Alvin kembali tersenyum setelah melihat Shilla di kejauhan
Iel mengikuti arah mata Alvin, dia tersenyum jail
“ekhemm.. ehh Cak, lo tau gak rasanya jatuh cinta gimana?” Tanya Iel pada Cakka.
Cakka yang mengerti, langsung menjawab “ rasanya tuhh serasa dunia milik sendiri Yel, temen2 yang laen suka gak dianggap gitu” ucap Cakka dengan nada menyindir
Rio hanya tersenyum geli melihat dua temannya sedang menggoda Alvin.
Alvin yang merasa tersindir langsung melirik kea rah Cakka Iel..
Cakka dan Iel menelan ludahnya, lalu mereka serempak mengatakan “SAATNYA KABOOORRRR”
Lalu keduanya pun berlari entah kemana
“lo suka Vin sama Shilla?” Tanya Rio yang langsung dapat tatapan tajamnya Alvin.
“hehehhe cuman nanya Vin, lo sensi banget sihh” Rio nyengir (?)
Sementara itu, di meja SISA, mereka sedang mengobrol sangat asik, sampai ada yang mengejutkan
“ekhem”. Yaap suara itu sudah tidak asing di telinga Ify. Dia adalah Debo, Debo Andrios Aryanto. Ketua karate putra yang tak kalah popular dengan CRAG. Debo datang bersama Obiet yang naksir Via, dan Dayat yang kebetulan naksir Agni.
“kak Debo, kak Dayat” ucap Shilla.
“gw cuman pengen ngobrol ajah sama kalian” ucap Debo seraya duduk di sebelah Ify.
“Mmm.. Fy nanti lo ada acara gak?” Tanya Debo dengan nada kalemnya.
“emangnya mau ngapain?” Tanya Ify dingin.
“weessss galaknya” ucap Obiet.
“sssttt” Debo mengisnyaratkan bahwa mereka semua pergi.
“eehh lo lo pada mau kemana?” Tanya Ify.
Tapi mereka tidak menjawab. Di kejauhan terdengar suara anak anak yang memanggil manggil nama Debo, dan Ify dapat menyimpulkan bahwa itu adalah fans Debo.
“tuhh, lo liat sendiri.. banyak yang ngejar2 gw” ucap Debo sombong.
“trus ngaruh buat gw ?” Tanya Ify judes (?).
“bukannya gitu Fy, lo harusnya bangga karna gw ngajak jalan lo” ucap Debo yang suaranya sengaja dikeraskan.
“hah? Jalan?” terdengarlah suara seisi kantin, pokoknya heboh banget dehh ceritanya (?).
“waah terima tuh” “kalo gw yang diajak pasti gw mau” “wahh beruntung banget tuh si Ify”. Kira2 seperti itulah omongan cewek2 yang ngefans Debo.
Rio yang melihat itu langsung geram, ia tak tau kenapah dia bisa seperti itu, apa dia jealous? Ahh gak mungkin!
Ify berjalan gontai meninggalkan kantin, dan pastinya meninggal Debo juga.
“gw makin penasaran sama lo,Fy” gumam Debo.
@X IPA-1
Begitu Ify datang, seisi kelas langsung menghampiri Ify, mereka nanya macem2, tapi Ify malah pergi gitu ajah*sombong-_-
Ify langsung duduk di bangkunya.
“lo diapain sama ka Debo?” Tanya Sivia langsung.
“gak diapa apain” ucap Ify SPJ.
“waah, kalo gw jadi lo Fy, gw bakalan seneng banget tuh” ucap Shilla berseri seri.
“dasar lo Shill, ka Alvin mau dikemanain?” Tanya Agni.
“yee Ag, gw kan gak ada hubungan apa apa sama ka Alvi, lagian dianya juga deket banget sama kak Jepana.” Ucap Shilla cemberut/
“Zevana Shill bukan Jepana” ucap Ify membenarkan.
“tadi kenapah kalian ninggalin gw?” Tanya Ify jutek.
“Mmm.. tadi kita kan disuruh sama kak Debo, sebenernya gw juga gak mau ninggalin lo, tapi gw yakin kok ka Debo kan baik, cakep, kece, bijaksana dan tidak lupa ganteng” ucap Shilla tanpa tanda jasa*eh tanda baca
Di sisa2 waktu istirahat, tiba tiba segerombol cewek (?) datang ke meja Ify
“heh lo!” ucap cewek itu sambil menunjuk Ify dan menggebrak meja Ify
BERSAMBUNG……
Geje yaah? :D gak nyambung juga, maklum aku masih penulis baru, ni juga cerbung baru bikin.
LnC sangat dibutuhkan :)
aku bingung mau nge tag siapah, yang kena tag, kalo gak suka apus ajah yaah :)
Follow me
@SilviaNRG
‘kenapah harus ada dia sih’ rutuk IFy dalam hati
IFy pun segera mendekati tiang bendera itu lalu hormat ditengah panasnya matahari yang menembus punggungnya
“kena juga yaa lo” Rio tersenyum mengejek
“iyaa, lo juga kena! Knapah ngejek gw hah?” IFy mulai emosi dengan Rio
“lo tuhh baru juga bentar, muka lo udah merah ajah. Malu yaah diliatin orang2?”
IFy melirik ke belakang, ternyata benar, di sekelilinnya banyak orang yang menonton mereka. IFy tau, pasti ini semua karna adnya Rio. Rio memang sangat sangat sangat popular di sekolah, dan sudah mempunyai fans khusus
IFy mendelik pada Rio, Rio tiba2 mendekai IFy, lalu dia mengelap (?) keringat di kening IFy. Cewek2 langsung menjerit, ada juga yang menggigit jarinya saking terkejut dan merasa iri pada IFy
“eh..” IFy tersentak dengan perlakuan Rio. “apaan sihh lo Yo?” Tanya IFy berusaha menyembunyikan saltingnya.
“kenapah? Lo salting? Malu yaah? Mati gaya? Kikuk?” tnya Rio beruntun
Semua yang disebutkan oleh Rio memang benar, tapi IFy mencoba menyembunyikannya. Tapi Rio sudah bisa membaca otak IFy
“ge er banget lo! So kecakepan iihh”
“tapi gw cakep kan Fy?” Tanya Rio mendekati muka IFy lagi dan menggoda IFy lagi.
“iiihh cakep kalo diliat dari monas!” ucap IFy jutek
“lo juga cantik Fy, manis lagi, senyuman lo bikin yang liat jadi terpesona….” Ucap Rio terputus. IFy merona, “tapi kalo diliat pake mikroskop diatas monas hahahha” lanjut Rio yang membuat IFy merah padam.
“RIOOOOO” teriak Ify.
“eeh sayang jangan gitu donk.” Ucap Rio manis
Cewek yang ada disana seketika ingin mati sajah menndenger perkataan Rio.
Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang melihat aksi Rio, lalu mengepalkan tangannya. Dia begitu emosi melihatnya.
PART 2
Cowok itu yang ternyata Debo teman sekelas Rio yang naksir Ify dan kebetulan lewat di lapangan. Debo terlihat sngat marah dan rasanya siap untuk meluncurkan tinjunya ke cowok hitam manis itu.
Ify sudah sepertinya ingin menelan Rio hidup hidup setelah mendengar perkataan Rio yang sangat membuatnya sebal.
Bel pergantian pelajaran berbunyi nyaring, terdengar di telinga Ify sangat mengalun indah .
Ify pun berjalan menuju kelasnya untuk segera beristirahat, karna dipanggang selama 1 jam itu membuatnya sangat lelah, ditambah lagi tadi pagi Ify cuman makan roti dan segelas susu.
“dadah beheeeelll” ucap Rio sambil melambaikan tangannya.
“jijik gw, dasar item lo!” ucap Ify lalu masuk ke kelasya.
“huuhh capek!” ucap Ify lalu duduk di bangkunya di sebelah Sivia.
“lo kok bisa telat sihh? Trus gw liat lo dihukum sama kak Rio lagi” ucap Shilla.
“macet di jalan Shill” ucap Ify singkat.
“hah? Sama kak Rio? waah so sweet bgt dehh” ucap Via yang mendapat jitak an gratis dari Agni.
“sakit tau” Via memegang kepalanya.
Belum sempat Ify istirahat, guru sudah datang. Tambahlah Ify semakin lelah -_-
Bel istirahat berbunyi*cepetamat
@kantin
“kalian mau pesen apah?” Tanya Via yang sudah siap untuk memesan.
“gw nasi goreng sama orange juice” jawab Agni.
“samain ajah” ucap Ify dan Shilla.
“yaudahh gw pesen dulu yaah” ucap Via lalu pergi ke tukang dagangnya (?)
“bii…” saat Sivia mau pesen, tiba2 Iel nubruk gitu dehh*ciieee
“aduuhhh.. apaan sih lo nubruk nubruk gw?” Tanya Sivia yang merasa di tubruk oleh seseorang, yang ternyata adalah Iel.
“udaah.. gw duluan yang pesen” ucap Iel seenaknya.
“enak ajah, gw yang duluan kesini!” ucap Via kesal.
“gw yang duluan mesen!” Iel tak mau kalah.
“ladiest first oke” “gak! Gw yang duluan”
Bibi penjual hanya diam melihat Iel dan Sivia berantem, karna memang seperti inilah setiap mau mesen
“heeii ledis perst” ucap bibi penjual tiba tiba yang membuat Siviel saling pandang dan langsung berteriak “LADIEST FIRST BII” Ucap Siviel serempak.
“waah kalian jodoh kali yaa, ngomongnya kompak gitu” ucap bibi penjual watados.
“iiihhh ogah gw kalo jodoh sama dia” ucap Via sambil mendelik
“ apalagi gw, gak mau begete !” ucap Iel tegas lugas dan bijaksana (?)
“gw bilangin sama seluruh siswa, kalo ketos Inschool itu gak mau ngalah sama cewek!” ancam Via.
“iya iya lo duluan dehh, gw kasian sama lo yang kayanya gak makan seminggu.”
Sivia pun tersenyum manis pada Iel dan langsung memesan.
Iel terpaku saat Sivia senyum padanya, rasanya baru kali ini Sivia tersenyum manis pada Iel.
Sivia pun pergi setelah selesai memesan
Di meja kantin tempat SISA, Agni sudah memegang perutnya.
“kenapah lo Ag?” Tanya Sivia setelah tiba di meja.
“mana makanan gw? Lo lama amat sihh, kebiasaan deh” omelan Agni keluar.
“hehehhe sorry yaah, biasa tadi ada Ielalang” Sivia hanya cengengesan.
Ify hanya geleng geleng kpala.
Di kejauhan, tepatnya di meja CRAG, Alvin tengah menikmati pemandangan yang sangat indah. Yaa pemandangan apalagi kalau bukan pemandangan Shilla, Ashilla Zahrantiara tepatnya. Cewek pertama setelah ibunya yang dapat membuat Alvin menyunggingkan senyum. Alvin memang terkenal dengan sifat dinginnya.
“heh Pin, lo kenapah senyum senyum geje gitu?” Tanya Cakka yang penasaran.
“kesambet kali” Rio ikut ikutan.
“atau ada si Sule yaa di depan” Iel menambahkan.
“ngaco lo semua, heh Cicak, nama gw pake VI ‘V’ bukan PE ‘P’” ucap Alvin.
“sama ajh Pin, lagian kan perubahan nama lo gak sampe ngerubah wajah lo” ucap Cakka sambil mengunyah chip nya.
Alvin kembali tersenyum setelah melihat Shilla di kejauhan
Iel mengikuti arah mata Alvin, dia tersenyum jail
“ekhemm.. ehh Cak, lo tau gak rasanya jatuh cinta gimana?” Tanya Iel pada Cakka.
Cakka yang mengerti, langsung menjawab “ rasanya tuhh serasa dunia milik sendiri Yel, temen2 yang laen suka gak dianggap gitu” ucap Cakka dengan nada menyindir
Rio hanya tersenyum geli melihat dua temannya sedang menggoda Alvin.
Alvin yang merasa tersindir langsung melirik kea rah Cakka Iel..
Cakka dan Iel menelan ludahnya, lalu mereka serempak mengatakan “SAATNYA KABOOORRRR”
Lalu keduanya pun berlari entah kemana
“lo suka Vin sama Shilla?” Tanya Rio yang langsung dapat tatapan tajamnya Alvin.
“hehehhe cuman nanya Vin, lo sensi banget sihh” Rio nyengir (?)
Sementara itu, di meja SISA, mereka sedang mengobrol sangat asik, sampai ada yang mengejutkan
“ekhem”. Yaap suara itu sudah tidak asing di telinga Ify. Dia adalah Debo, Debo Andrios Aryanto. Ketua karate putra yang tak kalah popular dengan CRAG. Debo datang bersama Obiet yang naksir Via, dan Dayat yang kebetulan naksir Agni.
“kak Debo, kak Dayat” ucap Shilla.
“gw cuman pengen ngobrol ajah sama kalian” ucap Debo seraya duduk di sebelah Ify.
“Mmm.. Fy nanti lo ada acara gak?” Tanya Debo dengan nada kalemnya.
“emangnya mau ngapain?” Tanya Ify dingin.
“weessss galaknya” ucap Obiet.
“sssttt” Debo mengisnyaratkan bahwa mereka semua pergi.
“eehh lo lo pada mau kemana?” Tanya Ify.
Tapi mereka tidak menjawab. Di kejauhan terdengar suara anak anak yang memanggil manggil nama Debo, dan Ify dapat menyimpulkan bahwa itu adalah fans Debo.
“tuhh, lo liat sendiri.. banyak yang ngejar2 gw” ucap Debo sombong.
“trus ngaruh buat gw ?” Tanya Ify judes (?).
“bukannya gitu Fy, lo harusnya bangga karna gw ngajak jalan lo” ucap Debo yang suaranya sengaja dikeraskan.
“hah? Jalan?” terdengarlah suara seisi kantin, pokoknya heboh banget dehh ceritanya (?).
“waah terima tuh” “kalo gw yang diajak pasti gw mau” “wahh beruntung banget tuh si Ify”. Kira2 seperti itulah omongan cewek2 yang ngefans Debo.
Rio yang melihat itu langsung geram, ia tak tau kenapah dia bisa seperti itu, apa dia jealous? Ahh gak mungkin!
Ify berjalan gontai meninggalkan kantin, dan pastinya meninggal Debo juga.
“gw makin penasaran sama lo,Fy” gumam Debo.
@X IPA-1
Begitu Ify datang, seisi kelas langsung menghampiri Ify, mereka nanya macem2, tapi Ify malah pergi gitu ajah*sombong-_-
Ify langsung duduk di bangkunya.
“lo diapain sama ka Debo?” Tanya Sivia langsung.
“gak diapa apain” ucap Ify SPJ.
“waah, kalo gw jadi lo Fy, gw bakalan seneng banget tuh” ucap Shilla berseri seri.
“dasar lo Shill, ka Alvin mau dikemanain?” Tanya Agni.
“yee Ag, gw kan gak ada hubungan apa apa sama ka Alvi, lagian dianya juga deket banget sama kak Jepana.” Ucap Shilla cemberut/
“Zevana Shill bukan Jepana” ucap Ify membenarkan.
“tadi kenapah kalian ninggalin gw?” Tanya Ify jutek.
“Mmm.. tadi kita kan disuruh sama kak Debo, sebenernya gw juga gak mau ninggalin lo, tapi gw yakin kok ka Debo kan baik, cakep, kece, bijaksana dan tidak lupa ganteng” ucap Shilla tanpa tanda jasa*eh tanda baca
Di sisa2 waktu istirahat, tiba tiba segerombol cewek (?) datang ke meja Ify
“heh lo!” ucap cewek itu sambil menunjuk Ify dan menggebrak meja Ify
BERSAMBUNG……
Geje yaah? :D gak nyambung juga, maklum aku masih penulis baru, ni juga cerbung baru bikin.
LnC sangat dibutuhkan :)
aku bingung mau nge tag siapah, yang kena tag, kalo gak suka apus ajah yaah :)
Follow me
@SilviaNRG
Tidak ada komentar:
Posting Komentar